KONSEP SYUKUR DALAM PERSPEKTIF IMAM AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA BAGI PENYANDANG DISABILITAS
Abstract
Penelitian ini membahas konsep syukur dalam perspektif Imam al-Ghazali serta relevansinya bagi kehidupan penyandang disabilitas. Isu disabilitas kerap dihadapkan pada stigma sosial dan tekanan psikologis yang berdampak pada aspek spiritual individu. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan keagamaan yang humanis dan inklusif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif bercorak filosofis dan sufistik. Sumber data primer berasal dari karya-karya Imam al-Ghazali, khususnya Ihya’ ‘Ulum al-Din dan Sabar dan Syukur, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut al-Ghazali, syukur merupakan maqām spiritual yang terdiri dari tiga unsur utama, yaitu pengetahuan (ilmu), kondisi batin (hal), dan perbuatan (amal). Konsep syukur ini relevan bagi penyandang disabilitas karena mampu membangun penerimaan diri, ketenangan batin, serta ketahanan psikologis dalam menghadapi keterbatasan dan tekanan sosial. Selain itu, konsep syukur juga memiliki implikasi sosial dalam membangun sikap empati dan inklusivitas masyarakat terhadap penyandang disabilitas.
References
Al-Ghazali, Abu Hamid. Minhaj al-‘Abidin. Beirut: Dar al-Minhaj, 2006.
Al-Ghazali, Abu Hamid. Sabar dan Syukur. Terj. Indonesia. Bandung: Mizan, 2010.
Al-Ghazali, Abu Hamid. Sabar dan Syukur. Terj. Indonesia. Bandung: Marja, 2019.
Al-Hakim, Lukman. “Syukur sebagai Pencegah Insecure Perspektif Abu Hamid al-Ghazali.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 26, no. 1 (2024): 1–15. https://dx.doi.org/10.22373/substantia.v26i1.22711
Artika, Lidia, et al. “Biografi Tokoh Tasawuf Al-Ghazali.” Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan 1, no. 2 (2023): 29–55. https://doi.org/10.59031/jkppk.v1i2.108
Ghoni, Muhammad Saman Abdul, dan Syaifuddin Sabda. “Isu Gender dan Disabilitas dalam Pendidikan Islam: Pendekatan Inklusif.” Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam 1, no. 4 (2026): 1701–1708.
Hakim, Lukman. “Syukur sebagai Pencegah Insecure.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 26, no. 1 (2024): 1–15.
Jannah, R., dan E. Septiana. “Konsep Syukur dan Kecerdasan Emosional Perspektif Imam al-Ghazali dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin.” Jurnal Kajian Islam dan Sosial 4, no. 1 (2024): 55–70. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jkis/article/view/1554
Kamilia, Nurul, dan Abdul Syukur. “Relevansi Prinsip Non-Diskriminasi Al-Qur’an dalam Advokasi Kesetaraan Penyandang Disabilitas di Indonesia.” Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 10, no. 2 (2025): 395–402. https://doi.org/10.30868/at.v10i02.9112
Kusuma, Al Halim, dan Laila Rahmadani. “Imam Al-Ghazali dan Pemikirannya.” Jurnal Ekshis 1, no. 1 (2023): 23–31. https://doi.org/10.59548/je.v1i1.18
Latief, M. Ghofur Al-. Hujjatul Islam Imam al-Ghazali. Yogyakarta: Araska, 2020.
Marpaung, Derian Giovanno, dan Riana Sahrani. “Peran Optimisme pada Individu Disabilitas yang Memiliki Prestasi.” Multilingual: Journal of Universal Studies 5, no. 1 (2025): 21–40. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/multilingual/article/view/1027
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2018.
Mubarok, Muhammad Yazid. “Hak-Hak dan Kewajiban Kaum Disabilitas Sebelum dan Setelah Islam Datang.” Islamic Akademika 6, no. 1 (2019): 120–139.
Parnawi, Afi, dan Malika Syahrani. “Pendidikan Inklusif dalam Islam untuk Membangun Kesetaraan dan Keadilan.” Arriyadhah 21, no. 1 (2024): 79–87.
Rahmah. “Penerimaan Diri bagi Penyandang Disabilitas Netra.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 18, no. 2 (2020). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v18i2.3380
Sholeh, Akhmad. “Islam dan Penyandang Disabilitas: Telaah Hak Aksesibilitas Penyandang Disabilitas dalam Sistem Pendidikan di Indonesia.” Palastren: Jurnal Studi Gender 8, no. 2 (2016): 293–320. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Palastren/article/viewFile/968/882
Smith, Margaret. Al-Ghazali: The Mystic. London: Al-Hijra Publishers, 1944.
Yunus, Mahmud. Kamus Arab Indonesia. Jakarta: PT Mahmud Yunus wa Dzurriyyah, 2010.
Zaini, Ahmad. “Pemikiran Tasawuf Imam al-Ghazali.” Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf 2, no. 1 (2016): 146–159. http://dx.doi.org/10.21043/esoterik.v2i1.1902
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2014.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






.jpg)



