DARI ISLAM ISOLATIF MENUJU ISLAM SOSIALIS; TELAAH ATAS GERAKAN PEMBAHARUAN MUHAMMAD IQBAL

FROM ISOLATED ISLAM TO SOCIALIST ISLAM; AN ANALYSIS OF MUHAMMAD IQBAL'S REFORM MOVEMENT

  • Lalu Rifki Rahman UIN Sunan Kalijaga
Keywords: Muhammad Iqbal, Tasawuf, Pembaharuan, Kesadaran Mistik, Kesadaran Profetik

Abstract

Kemunduran peradaban Islam yang disebabkan oleh runtuhnya kekhalifahan Abbasyiah di Bahghdad memberikan pukulan yang kuat terhadap Islam. Selain itu, kemunduran dari faktor internal disebabkan oleh mejamurnya praktek zuhud yang menyebabkan ketertarikan umat muslim terhadap ilmu pengetahuan menurun, dan lebih mengutamakan kehidupan akhirat dengan memasifkan praktek ibadah saja. Dengan fenomena beragama umat Islam tersebut, beberapa tokoh muslim hadir memberikan angin segar perubahan, salah satunya Muhammad Iqbal. Dalam tulisan ini, penulis menyajikan beberapa pandangan Iqbal terkait faktor kemunduran Islam, serta pandangannya terhadap gerakan pembaharuan yang ia konsepkan. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pendekatan studi kepustakaan. Iqbal menjelaskan pemikirannya dalam buku monumentalnya yaitu The Reconstruction of Religius Thought in Islam, dalam upaya untuk melakukan pembaharuan terhadap Islam diperlukan basis spiritual yang kokoh. Selain berfokus pada kehidupan akhirat, umat muslim juga harus fokus pada kehidupan di dunia. Ia menjelaskan sebagaimana kecenderungan kelompok yang ia sebut sebagai Mystic Consciousness, sebagai kelompok yang enggan untuk melihat dunia disekelilingnya. Sedangakan kelompok Prophetic Consciousness, adalah cerminan dari tanggung jawab dan tugas seorang nabi, yang mengayomi dan menuntun umat pada kesejahteraan bersama. Selain itu, umat muslim harus menanamkan sikap dinamis, bukan statis. Bahwa Islam, menurut Iqbal, lahir dari semangat bergerak bukan berdiam diri. Sehingga, untuk melakukan gerakan pembaharuan selain basis intelektual, juga diperlukan basis spiritual.

References

’Azzam, Abdul Wahhab. Iqbal: Siratuh Wa Falsafatuh Wa Syi’ruh. Bandung: Mizan, 1985.
Abdalla, Ulil Abshar. “Islam Dan Sekulerisme.” Jawa Pos, 2003.
Albiruni, A.H. Maker’s of Pakistan and Modern Muslim India. Lahore: Kasymir Bazar, 1950.
Ali, Mukti. Alam Pikiran Islam Modern Di India Dan Pakistan. Bandung: Mizan, 1995.
Ansari, Muhammad Abdul Haq. Sufism and Sharia: A Study of Shaykh Ahmad Sirhindi’s Effort to Reform Sufism. London: The Islamic Foundation, 1986.
Arshad, Prof Muhammad, Naseem Mahmood, and Abdul Aleem. “Islamic Perspectives on Humanity : Insights from the Philosophy of Muhammad Iqbal.” Al-Kashaf: Research Journal for Social Sciences 03, no. 01 (2023).
Aslonovich, M S. “THE MAIN IDEAS SHEIKH AHMAD SIRHINDI.” SCIENTIFIC ASPECTS AND TRENDS IN THE …, 2024. https://interoncof.com/index.php/poland/article/view/1454.
David, Saul. The Indian Multy: 1857. London: Viking, 1997.
Dewi, Ernita. Reaktualisasi Pemikiran Filsafat Islam Pasca-Ibnu Rusyd. Banda Aceh: Ushuluddin Publishing, 2013.
Hendri. “Pemikiran Muhammad Iqbal Dan Pengaruhnya Terhadap Pembaruan Hukum Islam.” Al-’Adalah 12, no. 3 (2015): 617. https://media.neliti.com/media/publications/58165-ID-none.pdf.
Iqbal, Muhammad. The Development of Metaphysic in Persia A Contribution to The History of Muslim Philosophy. Lahore: Bazm Iqbal, 1964.
———. The Reconstruction of Religious Thought In Islam. California: Stanford University Press, 2013.
Ja’far, Suhermanto. “Epistemologi Tindakan Muhammad Iqbal.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 5, no. 1 (2015): 80. https://doi.org/10.15642/teosofi.2015.5.1.80-106.
———. “Panenteisme Dalam Pemikiran Teologi Metafisik Moh. Iqbal.” Kalam: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam 6, no. 2 (2019): 273. https://doi.org/10.24042/klm.v6i2.407.
K.G., Saiyidin. Percikan Filsafat Iqbal Mengenai Pendidikan. Bandung: Diponegoro, 1981.
Madjid, Nurcholish. Sufisme Dan Masa Depan Islam. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1993.
Maitre, Luce Claude. Introduction to The Thought of Iqbal. Edited by MAM. Lahore: Barristerat- Law, n.d.
Mootz, Francis J., and Georg H. Taylor. Gadamer and Ricoeur. New York: Continuum, 2011. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.
Nasution, Harun. Pembaharuan Dalam Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1975.
Nasution, S. “Penyebab Kemunduran Peradaban Islam Pada Abad Klasik.” Repository Uin Suka, 2023.
Pahutar, Agus Anwar, and Saifullah SA. “Rekonstruksi Pemikiran Islam Muhammad Iqbal.” Jurnal Hukum Dan Ilmu-Ilmu Kesyariahan 1, no. 2 (2024): 141–68. https://ejournal.yayasanbhz.org/index.php/Itiqadiah/index.
Popp, Stephan. “Muhammad Iqbal-Reconstructing Islam along Occidental Lines of Thought.” Interdisciplinary Journal for Religion and Transformation in Contemporary Society 5, no. 1 (2019): 201–29. https://doi.org/10.30965/23642807-00501011.
Roswantoro, Alim. Gagasan Manusia Otentik Dalam Eksistensialisme Religius Muhammad Iqbal. Yogyakarta: IDEA Press, 2008.
Schimmel, Annemarie. Gabriel’s Wing A Studi into The Religious Ideas of Sir Muhammad Iqbal. Leiden: N.E.J. Brill, 1965.
Şentürk, R. The Decline of the Decline Paradigm: Revisiting the Periodisation of Islamic History. Niedergangsthesen Auf Dem Prüfstand / Narratives of Decline Revisited Içinde. Berlin: Peter Lang, 2022. https://osf.io/mx87q/download.
Smith, W.C. Modern Islam in India. Lahore: Ashraf, 1963.
Thahir, Lukman S. Gagasan Islam Liberal Muhammad Iqbal. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, 2002.
Workman, John Rowe. Encyclopedia Americana Cooporation, 1978.
Published
2026-03-18
How to Cite
Rahman, L. R. (2026). DARI ISLAM ISOLATIF MENUJU ISLAM SOSIALIS; TELAAH ATAS GERAKAN PEMBAHARUAN MUHAMMAD IQBAL. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf, 12(1), 38-58. https://doi.org/10.53429/spiritualis.v12i1.2133