CADAR DAN MODERASI ISLAM DI IAIN KEDIRI
الملخص
Munculnya keputusan Rektor No 23 Tahun 2019, tentang larangan penggunaan cadar di institusi keagamaan Islam pemerintah mendapatkan banyak perhatian dari masyarakat. Bagi yang mendukung larangan tersebut, berdalih bahwa cadar bisa dipersepsikan sebagai simbol radikalisme yang identik dengan agresivitas dan terorisme. Bagi golongan yang menolak kebijakan tersebut, mendasarkan bahwa pemakai cadar hanya menjalankan perintah agama yang telah dijamin oleh undang-undang dasar. Cadar memang selalu identic dikenakan oleh mahasiswa dan Dosen sebagai tenaga pendidik akan berhadapan langsung dengan mahasiswa yang memakai cadar tersebut, sehingga keputusan melarang atau memperbolehkan mahasiswa memakai cadar selama di kelas ada di tangan dosen sesuai dengan persepsinya terhadap cadar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dosen terhadap cadar dan bagaimana moderasi keislaman diterapkan di IAIN Kediri. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode wawancara kepada 5 narasumber dosen, senat dan juga pemangku kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasumber meyakini bahwa memakai cadar boleh dilakukan baik di kampus maupun di luar kampus. Namun, ada Batasan-batasan dimana mahasiswa tidak boleh memakai cadar yaitu pada saat kegiatan belajar mengajar di kelas, ketika mahasiswa melakukan kegiatan akademik seperti bimbingan proposal dan skripsi, perwalian, dan juga praktikum. Hal tersebut juga menjadikan bahwa persepsi dosen terhadap cadar lebih kepada penerapan hukum ushul-fiqh yaitu masolih al-mursalat.
المراجع
Abqori, Muhammad. “Cadar: Sebuah Syari’at ataukah Budaya? Kontekstualisasi Abdullah Sa’ed.” La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 02 (2020): 45–69.
Akbar, Rofiq Faudy. “Analisis Persepsi Pelajar Tingkat Menengah Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam 10, no. 1 (2015).
Ali, Zezen Zainul. “Kuliah Pengabdian Masyarakat Dari Rumah Berbasis Moderasi Beragama.” Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 2 (31 Desember 2021): 175–88. https://doi.org/10.32332/d.v3i2.3197.
Andiko, Toha. “Larangan Bercadar Di Perguruan Tinggi Perspektif Sadd Al-Dzarî`ah.” Madania: Jurnal Kajian Keislaman 22, no. 1 (3 Juli 2018): 113–30. https://doi.org/10.29300/madania.v22i1.993.
Anjar, Yuva Ayuning, Bukhari Bukhari, dan Nova Hary Utari. “Kontruksi Sosial dan Eksistensi Perempuan Bercadar.” Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) 15, no. 1 (30 Juni 2021): 92–117. https://doi.org/10.24815/jsu.v15i1.21989.
Anshori, Muslich, dan Sri Iswati. Metodologi penelitian kuantitatif: edisi 1. Airlangga University Press, 2019.
Aziz, Abdul. “Perempuan Bercadar: Antara Budaya Dan Syari’ah.” Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam 10, no. 1 (30 September 2018): 196–211. https://doi.org/10.30739/darussalam.v10i1.279.
Barlian, Eri. “Metodologi penelitian kualitatif & kuantitatif,” 2018.
Bungin, Burhan. “Metodologi penelitian kualitatif,” 2001.
Damayanti, Rika. “Polemik larangan cadar dan celana cingkrang dimedia online Indonesia Detik. com.” PhD Thesis, UIN Raden Fatah Palembang, 2021.
Dardum, Abdulloh. “Contextual Approach Abdullah Saeed dan Aplikasinya terhadap Ayat Cadar.” Kaca 8, no. 2 (Agustus 2018): 85–96.
Duta Suryo Jatmiko, 12321152. “Citra Institusi Perguruan Tinggi Islam Dalam Pemberitaan Media Terkait Kebijakan Cadar (Analisis Framing Citra Institusi Perguruan Tinggi Islam Terkait Kebijakan Cadar Pada Portal Media Online Republika.Co.Id, Detik.Com, Dan Kiblat.Net Periode Maret 2018),” 19 Agustus 2019. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/16537.
Faisal Abdurrahman dan Fizree Rashid. 25 soal jawab martabat wanita dalam Islam, 2013.
Falihah, Risalatil. “Cadar dan Resepsi Al-Quran pada Mahasiswi IAIN Madura: Analisis pada Surah Al-Ahzab (33) Ayat 59 dan Al-Nur (24) Ayat 31 dalam Kitab Tafsir Al-Azhar.” Revelatia: Jurnal Ilmu al-Quran dan Tafsir 1, no. 2 (2020): 161–78.
Fitrah, Muh. Metodologi penelitian: penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak (Jejak Publisher), 2018.
Hanifah, Milla. “Pemahaman Mahasiswi Bercadar Tentang Hadis Penggunaan Cadar.” PhD Thesis, UIN SMH BANTEN, 2021.
Harisah, Afifah, dan Zulfitria Masiming. “Persepsi manusia terhadap tanda, simbol dan spasial.” SMARTek 6, no. 1 (2008).
Helmy, Muhammad Irfan, Ahmad Darojat Jumadil Kubro, dan Muhamad Ali. “The Understanding of Islamic Moderation (Wasatiyyah al-Islam) and the Hadiths on Inter-Religious Relations in the Javanese Pesantrens.” Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies 11, no. 2 (8 Desember 2021): 377–401. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.351-376.
Hermawan, Iwan. Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Hidayatul Quran, 2019.
Huda, Moh Qomarul, dan Mubaidi Sulaeman. “Respon Ormas Keagamaan Kota Kediri Terhadap Ideologi Mantan Anggota Hizbut Tahrir Indonesia.” Empirisma: Jurnal Pemikiran Dan Kebudayaan Islam 30, no. 2 (2021).
Ilham, Lailul. “Fenomena Dan Identitas Cadar: Memahami Cadar dalam Kajian Sejarah, Al-Qur’an, Hadis, dan Ijma’.” MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah 6, no. 2 (2021): 157–82.
Karunia, Fifi, dan Muhammad Syafiq. “Pengalaman perempuan bercadar.” Character: Jurnal Penelitian Psikologi. 6, no. 2 (2019).
“Kode Etik Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri – IAIN Kediri.” Diakses 26 April 2022. https://iainkediri.ac.id/kode-etik-mahasiswa-institut-agama-islam-negeri-iain-kediri/.
Kurniawan, Budi. “Rethinking Cadar Banning in Indonesia’s Higher Education: Questioning Freedom of Religion and Positioning Fear of Radicalism.” SHS Web of Conferences 54 (1 Januari 2018): 02004. https://doi.org/10.1051/shsconf/20185402004.
Lubis, Nikmah. “Cadar dalam Ruang Publik: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Instagram@ Aisyiyahpusat.” Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman 6, no. 2 (2020): 209–24.
Mernissi, Fatima 1940-2015. The veil and the male elite: a feminist interpretation of women’s rights in Islam. 1. print. Addison-Wesley, 1991.
Moleong, Lexy J. Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya, 2021.
Muzakki, Ahmad Muamar. “Interaksi Sosial Mahasiswa Bercadar di Lingkungan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Menurut Perspektif George Herbert Mead.” PhD Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2019.
Nast, Tri Putra Junaidi, dan Nevi Yarni. “Teori Belajar Menurut Aliran Psikologi Humanistik Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran.” Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 2, no. 2 (2019): 270–75.
Novinggi, Vivi. “Sensasi dan Persepsi Pada Psikologi Komunikasi.” Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan 10, no. 1 (2019): 40–51.
Nur Mutiara, Fazri. “Fenomena Cadar Pada Mahasiswa IAIN Purwokerto.” PhD Thesis, IAIN Purwokerto, 2021.
Patria, Asidigisianti Surya. “Gambar Ilustrasi Buku Sekolah Dasar Ditinjau dari Teori Psikologi Persepsi,” 2018.
Pohan, Rizky Andana. “Motivasi Dakwah Perempuan Bercadar: Dari Feeling of Inferiority Menuju Feeling of Superiority.” Jurnal Komunika Islamika: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam 8, no. 1 (2021): 1–9.
Rasyid, Lisa Aisiyah, dan Rosdalina Bukido. “Problematika Hukum Cadar Dalam Islam: Sebuah Tinjauan Normatif-Historis.” Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah 16, no. 1 (1 Agustus 2018): 74–92. https://doi.org/10.30984/jis.v16i1.648.
Ratri, Lintang. “Cadar, media, dan identitas perempuan muslim.” Dalam Forum, 39:29–37. Faculty of Social and Political Sciences Diponegoro University, 2011.
Salsabilla, Qibtiyah Khoiru. “Permasalahan Cadar di Indonesia.” Proceeding Book, 2019.
Saruroh, Ezah Fatmatus, Wan Reza Prayoga, Salsa Nurbalqis, Yosi Amelia Fransisca, Eka Rihan K, Putri Ayuni, Idar Yanti, dkk. “Peningkatan Nilai Moderasi Beragama Melalui Kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama Di Kampung Mansur Besar Kelurahan Tembeling Tanjung Kabupaten Bintan.” JPPM Kepri: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau 2, no. 1 (12 Maret 2022): 45–54. https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v2i1.324.
Shihab, M. Quraish. Perempuan: Dari Cinta sampai Seks, dari Nikah Mut’ah sampai Nikah Sunnah, dari Bias Lama sampai Bias Baru. Lentera Hati Group, 2010.
Simbolon, Maropen. “Persepsi dan kepribadian.” Jurnal ekonomis 1, no. 1 (2007): 52–66.
Sudirman, Sudirman, Muhammad Rusdi Rasyid, dan Rosdiana Rosdiana. “Diskursus Moderasi Islam Dalam Penggunaan Cadar Di IAIN Sorong.” Al-Qalam 26, no. 1 (29 Juni 2020): 81–92. https://doi.org/10.31969/alq.v26i1.823.
Sulaeman, Mubaidi. “Menjernihkan Posisi Hijab Sebagai Kritik Ekspresi Keagamaan Fundamentalisme Islam.” Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf 4, no. 2 (2018): 104–30.
Thoriquttyas, Titis, dan Farida Hanun. “Amplifying the Religious Moderation from Pesantren: A Sketch of Pesantren’s Experience in Kediri, East Java.” Analisa: Journal of Social Science and Religion 5, no. 02 (29 Desember 2020): 221–34. https://doi.org/10.18784/analisa.v5i02.1147.
Wahidah, Nuryu, dan Ezzah Nuranisah. “Diskriminasi Perempuan Bercadar Dalam Perspektif Hegemoni.” Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya 3, no. 1 (1 Maret 2020): 39–49. https://doi.org/10.31538/almada.v3i1.530.
Waridah, Ernawati, dan S.S. Kamus Bahasa Indonesia. Bmedia, 2021. http://repo.iainbatusangkar.ac.id/xmlui/handle/123456789/22059.
Wijaya, Fredy Setya, dan Ranni Merli Safitri. “Persepsi terhadap kematian dan kecemasan menghadapi kematian pada lanjut usia.” Jurnal Psikologi Perkembangan. Psikologi Universitas Mercu Buana, 2014.
Zamimah, Iffaty. “Moderatisme Islam Dalam Konteks Keindonesiaan:” Al-Fanar : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 1 (31 Agustus 2018): 75–90. https://doi.org/10.33511/alfanar.v1n1.75-90.






.jpg)



