Alam sebagai Ayat Ilahi; Spiritualitas Ekologis dalam Tafsir al-Jailānī
الملخص
Krisis ekologis yang terus meluas kerap dipahami semata sebagai persoalan teknis, ekonomi, atau lemahnya regulasi, sehingga akar spiritualnya, yaitu melemahnya kesadaran manusia terhadap alam sebagai ayat Allah, kerap terabaikan. Penelitian ini menelaah penafsiran ayat-ayat alam (āyāt kauniyyah) dalam Tafsir al-Jailānī, karya tafsir bercorak sufistik yang dinisbahkan kepada Syekh Abdul Qadir al-Jailani, serta relevansinya bagi pengembangan eco-theology Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan menjadikan teks Tafsir al-Jailānī sebagai sumber primer, dianalisis melalui pendekatan tematik (tafsir mawḍū‘ī) dan pembacaan makna spiritual (isyārī) atas ayat-ayat yang berkaitan dengan alam, kekhalifahan manusia, dan keseimbangan kosmik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Jailānī memaknai alam bukan sekadar realitas fisik, melainkan medan tajallī nama dan sifat Allah serta sarana menuju ma‘rifatullah. Manusia sebagai khalifah memikul tanggung jawab spiritual untuk menjaga keseimbangan (mīzān) dan mencegah kerusakan (fasād); kerusakan lingkungan dipahami sebagai cerminan kerusakan batin manusia, bukan semata kegagalan teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir al-Jailānī menawarkan kerangka eco-theology Islam berbasis tasawuf yang khas, yang mana pemulihan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari transformasi spiritual melalui tazkiyat al-nafs, amanah, dan muraqabah, sehingga memperkaya dimensi spiritual wacana lingkungan Islam kontemporer.
المراجع
Ahmad, N. “Pendidikan sebagai Upaya Pengembangan Kesadaran Diri (al-Ma’rifatun Nafs).” At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam 4, no. 1 (2020).
Al, M. A., M. Bojongsoang, and A. Ghoni. “Analisis Kajian Metodologis atas Kitab Tafsir Lathaif al-Isyarat Karya Imam al-Qusyairi.” Jurnal Iman dan Spiritualitas 3, no. 1 (2023).
Al-Jailani, ‘Abd al-Qadir. Tafsir al-Jailani. 2010.
Alam, S., and T. Isyari. “Simbolisasi Alam Semesta dalam Ajaran Tasawuf (Perspektif Penafsiran Isyari).” Vol. 12, no. 2 (2018).
Alfadhli, S. I. S. “Ekoteologi Islam: Menjelajahi Hubungan Spiritual antara Manusia, Alam, dan Tuhan dalam Tradisi Islam.” Al Quds: Jurnal Studi Alquran dan Hadis 6, no. 1 (2025).
Almirzanah, S. “God, Humanity and Nature: Cosmology in Islamic Spirituality.” HTS Teologiese Studies/Theological Studies 1, no. 2 (2020).
Ariyadri, A. “Epistemologi Corak Tafsir Sufistik.” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 2, no. 1 (2022).
Auda, F. G. “Al-Qur’an dan Tafsir Sufi (Studi Analisis Ayat Uli al-Albāb, Uli al-Abşār, dan Uli al-Nuhā dalam Tafsir al-Jailānī).” Tesis magister, Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, 2022.
Basit, A. Tasawuf Falsafi dan Lingkungan menuju Ecosufisme Kontemporer. 2025.
Benawa, A. “Eko-Spiritual: Dimensi Iman yang Lama Terabaikan.” Jurnal Pasupati 5, no. 2 (2018).
Elmi, A. R. “Epistemologi Tafsir Esoterik al-Gazali.” Vol. 9, no. 2 (2022).
Hamzah, M., and A. Hadi. “The Urgency of Siyaq (Interpretation of the Word al-Ins and Basyar Perspective of ar-Raghib al-Ashfahani) in Kitab al-Mufrodat fi Gharib al-Qur’an.” Journal of Quran and Tafseer Studies 1, no. 3 (2022). https://doi.org/10.23917/qist.v1i3.2221.
Hasibuan, U. S., Z. Zidan, M. N. Arya, S. Novia, and M. Parhan. “Etika Utilitarian dalam Ilmu Pengetahuan: Morality as a Basis of Scientists’ Actions.” Vol. 11, no. 2 (2024).
Hussain, S. “Cosmic Order and Divine Unity: Exploring Tawhid in Islamic Cosmology.” Al-Qur’an and Water Science 1, no. 2 (2024).
Kartika, D., F. Abdullah, and A. Walindo. “Kesempurnaan Ciptaan Allah dalam Keseimbangan Alam: Relevansi QS. ar-Rahman: 7–9 Perspektif Al-Qur’an dan Sains Modern.” Jurnal Pendidikan Islam dan Studi Keislaman 1, no. 1 (2025).
Kerwanto. Metode Tafsir Esoeklektik. 2020.
Penciptaan Langit dan Bumi dalam Q.S. al-Anbiyā’ [21] Ayat 30: Studi Ma’nā cum Maghzā. Vol. 23, no. 2 (2018). [data penulis tidak lengkap pada sumber asli]
Lathifah, I. A., and F. Khori. “Studi Tafsir tentang Dimensi Kerusakan dalam Q.S. ar-Rūm Ayat 41.” Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 4, no. 3 (2025).
Mairizal, T. “Epistemologi Tafsir Ishari: Kajian terhadap Kitab Haqā’iq al-Tafsīr Karya Abu ‘Abd al-Rahman al-Sulamî.” Basha’ir: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir 5 (2025).
Muhaini, A., Suwito, and K. Khotimah. “Study of Production Verses in Tafsir al-Jailani.” Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan al-Hadits 19, no. 1 (2025): 123–144.
Mukhlis, N. H. “Islamic Perspective on Human Responsibility as Earth’s Steward in Preserving Nature.” Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Dakwah 21, no. 1 (2025).
Munandar, S. A. “Karakteristik Tafsir Sufistik Imam Khomeini: Pendekatan ‘Irfānī dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan dalam Islam Kontemporer.” At-Tafasir: Journal of Qur’anic Studies and Contextual Tafsir 3, no. 1 (2025).
Nasr, S. H. God Is Absolute Reality and All Creation His Tajali (Theophany). 2017.
Nizaruddin, A. “Paradigma Kerusakan Lingkungan.” Dirasat: Jurnal Ilmu Ushuluddin Al-Hikmah 1, no. 1 (2024).
Nur, F. M. “Muraqabah dalam Perspektif Tarekat Naqsyabandiyah al-Khalidiyah al-Kurdiyah.” Jurnal Pemikiran Islam 1, no. 1 (2021).
Rakhmat, A. “Islamic Ecotheology: Understanding the Concept of Khalīfah and the Ethical Discussion on Environmental Issues.” Akademik Journal of Islamic Principles and Philosophy (2022).
Robi, A. “Verses in the Qur’an: Tafsir Maqasidi dan Krisis Lingkungan Global — Kajian Ayat-Ayat Ekologi dalam Al-Qur’an.” Samawat: Journal of Hadith and Qur’anic Studies 9, no. 1 (2025).
Rohman, A., A. K. Nabil, A. Zuhri, A. Kusuma, and M. Nasiruddin. Al Quds: Jurnal Studi Alquran dan Hadis 9, no. 1 (2025).
Sakdiah, H., M. D. S. Zein, and M. Ghozali. “Environmental Education from the Qur’anic Perspective: Ecological Analysis of Surah ar-Rūm 41 on the Flood and Landslide Crisis in Sumatra.” International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) 8, no. 1 (2026).
Sophia, J., P. Kristen, and Y. N. Manguju. “Membangun Kesadaran sebagai Manusia Spiritual-Ekologis dalam Menghadapi Krisis Ekologi di Toraja.” Vol. 3, no. 1 (2022).
Suhartini, R. Religiusitas Kaum Profesional Muslim (dalam Perspektif Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Teori Dekonstruksi Derrida di Kota Surabaya). Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press, 2013.
Supriyanto. “Legal Theory: Sufi Isyari Exegesis and Its Implications for Contemporary Qur’anic Interpretation.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 4 (2025).
Tantowi, I., and M. Ardiyantama. “Ayat-Ayat Kauniyyah dalam Tafsir Imam Tantowi dan al-Razi.” Vol. 11, no. 2 (2017).
Veronika, Y., P. Sriyati, M. Balawangga, N. N. Wonda, I. Nope, and Y. Subandi. “Pandangan Hak Asasi Manusia terhadap Kerusakan Lingkungan akibat Deforestasi Masif dalam Proyek Food Estate di Merauke, Papua Selatan Tahun 2024.” 2025.
Yahya, M. “Muhkam-Mutasyabih Tafsir Muḥammad ʻĀbid al-Jābirī atas Surah Āli ‘Imrān/3: 7.” Suhuf 10, no. 1 (2017).
Ya’cub, M. Model Pendidikan Tasawuf pada Tariqah Shadhiliyah. 2018.
Zaelani, A. A. “Isyarat Penafsiran Sufistik dan Aplikasi Pembacaan Mubadalah pada Ayat-Ayat Dimensi Teo-Ekologi dalam Tafsir al-Bahr al-Madīd dan al-Jailānī.” Tesis magister, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2024.

هذا العمل مرخص حسب الرخصة Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





.jpg)



