Cultural Studies and Media Ecology: Identifying Mass Culture and Cultural Proliferation through Javanese Pop Music on Social Media
الملخص
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk budaya massa (mass culture) dan proses proliferasi budaya dalam musik pop Jawa yang beredar di media sosial melalui pendekatan Cultural Studies dan Media Ecology. Musik pop Jawa tidak hanya berfungsi sebagai produk hiburan, tetapi juga sebagai medium representasi identitas kultural yang mengalami transformasi seiring perkembangan teknologi media digital. Cultural Studies digunakan untuk menganalisis praktik produksi, distribusi, dan konsumsi musik pop Jawa sebagai bagian dari dinamika kekuasaan, ideologi, dan resistensi budaya lokal terhadap arus globalisasi. Sementara itu, pendekatan Media Ecology digunakan untuk memahami bagaimana karakteristik media sosial—seperti algoritma, kecepatan distribusi, dan interaktivitas—mempengaruhi pola penyebaran, popularitas, serta pemaknaan musik pop Jawa di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis teks media dan observasi terhadap konten musik pop Jawa pada platform media sosial, seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ekosistem budaya yang mendorong proliferasi musik pop Jawa menjadi budaya populer lintas generasi, sekaligus mengaburkan batas antara budaya lokal dan budaya global. Temuan ini menegaskan bahwa musik pop Jawa di media sosial merefleksikan negosiasi identitas kultural dalam konteks masyarakat digital serta memperlihatkan perubahan lanskap komunikasi budaya di era media baru.





