Model Komunikasi Perempuan di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Putri III Ngampel Asrama Al-Misky Kota Kediri
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi perempuan di Pondok Pesantren Asrama Al-Misky dengan menyoroti dinamika interaksi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari santriwati. Sebagai lingkungan pendidikan berasrama, pesantren memiliki karakteristik sosial dan kultural yang khas, sehingga pola komunikasi yang berkembang di dalamnya mencerminkan proses adaptasi, pembelajaran, serta pembentukan identitas kolektif perempuan. Melalui pendekatan kualitatif yang diperkaya dengan analisis deskriptif dan statistik dasar, penelitian ini menggali dua temuan utama. Pertama, pengalaman hidup perempuan selama belajar dan tinggal di pesantren menunjukkan adanya proses pemaknaan bersama terhadap peran, norma, dan nilai yang mempengaruhi cara mereka berkomunikasi. Kedua, penelitian ini berhasil memetakan model komunikasi perempuan di lingkungan pesantren, mencakup komunikasi verbal dan nonverbal, penggunaan bahasa yang dominan, saluran komunikasi informal dan formal, serta peran dukungan sosial dalam memperkuat kohesi kelompok. Selain itu, struktur kekuasaan yang bersifat hierarkis turut menentukan arah dan intensitas komunikasi antaranggota, terutama dalam konteks relasi senior-junior, ustadzah-santri, dan pengurus pesantren. Model komunikasi yang dihasilkan menunjukkan bahwa dinamika komunikasi perempuan di pesantren tidak hanya dipengaruhi oleh faktor personal, tetapi juga oleh budaya institusional yang membentuk pola interaksi yang lebih teratur, terarah, dan fungsional. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman komunikasi perempuan dalam konteks pendidikan keagamaan tradisional.





