Analisis Pemenuhan Hak Masyarakat Atas Akses Jalan dan Jembatan Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan Perspektif Siyasah Dusturiyyah

  • An’nisa Aulia Nur Azni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: Community Rights, Roads and Bridges, Siyasah Dusturiyyah

Abstract

The provision of roads and bridges fulfills the mandate of Law No. 2 of 2022 and constitutes a crucial public right for community mobility. The delayed completion of the Sei Musam Bridge in Langkat Regency from 2024 to 2026 has hindered basic service access for 44 households, affecting agricultural distribution, education, and public safety. This qualitative empirical-juridical study analyzes the fulfillment of this right under Law No. 2 of 2022 and the perspective of Siyasah Dusturiyyah, through interviews and observation of affected communities and relevant agencies. Findings show that obstacles stem from unresolved administrative harmonization and authority transfer between the North Sumatra Provincial Government and the Langkat Regency Government, requiring collaborative coordination between levels of government. From the Siyasah Dusturiyyah perspective, leadership policy must prioritize public welfare; the instrument of ta'zir mali offers an objective solution to encourage contractor compliance and accelerate infrastructure recovery

References

Al-Mawardi. (1996). Al-Ahkam al-Sulthaniyyah wa al-Wilayat al-Diniyyah. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Aldillah, D. (2020). Fungsi infrastruktur jembatan bagi perubahan masyarakat Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 8(1), 269–270.
Budiardjo, M. (2008). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi). Gramedia Pustaka Utama.
Djazuli, A. (2003). Fiqh Siyasah : Implementasi Kemaslahatan Umat Dalam Rambu - Rambu Syariah. Kencana.
Febby, dkk. (2020). Analisis persepsi wisatawan terhadap infrastruktur wisata dan kenyamanan objek wisata air terjun Kermon Distrik Yawosi Biak Utara. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata (JKTP, 1(1), 58.
Fitria, S., & Sitabuana, T. H. (2022). Penerapan konsep welfare state dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Hukum Adigama, 5(1), 1475–1477.
Habibullah, A. R., & M., D. (2025). Kewenangan dan tanggung jawab pemerintah dalam hukum tata negara. Hutanasyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 3(2), 83.
Iqbal, M. (2014). Fiqh Siyasah : Konteks Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Kencana.
Khallaf, A. W. (1977). Siyasah syar’iyyah fi al-syu’un al-dusturiyyah wa al-kharijiyyah wa al-maliyyah. Dar al-Ansar.
Maryaningsih, N., Hermansyah, O., & Savitri, M. (2014). Pengaruh infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan, 17(1), 4.
Perumahan Rakyat, K. P. U. (2021). Modul I pengantar infrastruktur wilayah. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Ridwan. (2003). Pertanggungjawaban publik pemerintah dalam perspektif hukum administrasi negara. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 10(22), 27–29.
Ridwan. (2014). Hukum administrasi negara. PT RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Sukmana, O. (2016). Konsep dan desain negara kesejahteraan (welfare state. Jurnal Sospol, 2(1), 108.
Sumut, V. I. V. A. (2026). Dorong pengembangan pariwisata di Langkat, Pemprov Sumut segera bangun 7 jembatan. https://medan.viva.co.id/amp/sumut/10852-dorong-pengembangan-pariwisata-di-langkat-pemprov-sumut-segera-bangun-7-jembatan
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. (n.d.).
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.
Zulkifly, & Syam, S. (2025). Pengawasan Komisi Yudisial terhadap hakim yang memutuskan vonis pada kasus korupsi timah Harvey Moeis perspektif Siyasah Dusturiyah. QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, 4(1), 146–151.
Published
2026-04-25
How to Cite
An’nisa Aulia Nur Azni. (2026). Analisis Pemenuhan Hak Masyarakat Atas Akses Jalan dan Jembatan Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan Perspektif Siyasah Dusturiyyah. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 11(1), 284-299. https://doi.org/10.53429/iljs.v11i1.2796