Implementasi Nilai Multikultural dalam Interaksi Sosial Santri yang Memiliki Perbedaan Kriteria Kesukuan
Abstract
Keberagaman latar belakang kesukuan santri di lingkungan pesantren merupakan realitas sosial yang berpotensi melahirkan dinamika interaksi sosial yang kompleks. Perbedaan bahasa, adat istiadat, serta nilai budaya sering kali menjadi tantangan sekaligus peluang dalam membangun harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai multikultural dalam interaksi sosial santri yang memiliki perbedaan kriteria kesukuan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap santri serta pengasuh pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai multikultural tercermin melalui sikap saling menghormati, toleransi, kerja sama, serta penerimaan terhadap perbedaan budaya dan bahasa antar santri. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui kegiatan pendidikan formal dan nonformal, keteladanan pengasuh, serta aturan pesantren yang menekankan persatuan dan kebersamaan. Meskipun masih ditemukan hambatan berupa perbedaan pola komunikasi dan kebiasaan budaya, secara umum santri mampu membangun interaksi sosial yang harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai multikultural berperan penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang inklusif dan kondusif di lingkungan pesantren.





