Strategi Dakwah Lembaga Ittihadul Muballighin dalam Menciptakan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri

  • Khofifuddin UIT Lirboyo Kediri
  • Nasrul Syarif UIT Lirboyo Kediri
Keywords: Strategi Dakwah, LIM, Moderasi Beragama, Pesantren, Al-Bayanuni, Pesantren Lirboyo Kediri

Abstract

Lembaga Ittihadul Muballighin (LIM) merupakan organisasi dakwah yang berperan sebagai sarana komunikasi dan penguatan ukhuwah di kalangan umat Islam, khususnya komunitas pesantren dan masyarakat umum. Kehadiran LIM turut berupaya menepis persepsi keliru tentang dunia pesantren dengan menampilkan santri sebagai agen perdamaian yang ramah, toleran, serta menjunjung nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Dalam konteks Pondok Pesantren Lirboyo, LIM memainkan peran strategis sebagai jembatan yang menghubungkan pesantren dan masyarakat sekitar melalui aktivitas dakwah yang inklusif dan moderatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) bagaimana strategi dakwah LIM dalam menciptakan moderasi beragama di Pondok Pesantren Lirboyo; dan (2) apa saja bentuk kegiatan dakwah yang dilakukan dalam upaya tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penelitian lapangan (field research). Peneliti melakukan observasi langsung terhadap fenomena yang berlangsung secara alamiah, menggambarkan kondisi secara holistik, serta berupaya menemukan makna yang tersembunyi dalam dinamika dakwah LIM. Pisau analisis dalam penelitian ini mengacu pada teori strategi dakwah Al-Bayanuni, meliputi: (1) dakwah dengan ideologi tanpa kekerasan dalam menyampaikan ajaran Islam; (2) penyampaian nilai-nilai Islam melalui berbagai media dan kegiatan seperti podcast, halaqah, dan forum edukatif lainnya; dan (3) penggunaan pendekatan kontekstual dalam berdakwah. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan konstruksi konseptual mengenai strategi dakwah LIM dalam menumbuhkan moderasi beragama, khususnya di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo.

Published
2025-12-27
Section
Articles