https://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/issue/feedJ-KIs: Jurnal Komunikasi Islam2026-09-01T05:33:16+00:00Sutamajisutamaji@updn.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam</strong> merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.</p>https://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/1899Paparan Konten Potongan Film di Instagram @netflixid terhadap Keputusan Menonton Mahasiswa Komunikasi Digital Media2026-08-24T05:26:53+00:00Salsabila Maharanisabilaashrrsalsabila@apps.ipb.ac.idWahyu Budi Priatnawahyupr@apps.ipb.ac.idLeonard Dharmawanleonarddharmawan@apps.ipb.ac.id<p><em><span style="font-weight: 400;">The development of digital technology has transformed how people consume media, particularly within the entertainment industry. Social media, especially Instagram, has become an influential platform for film promotion due to its strong visual appeal and interactive nature. This research aims to analyze the influence of exposure to film clip content on the official Instagram account @Netflixid toward students’ viewing decisions in the Digital Communication and Media Study Program at IPB Vocational School. The study is grounded in the Uses and Effect Theory and the AIDA Model, which explain how media messages and audience engagement interact to produce behavioral effects. A quantitative explanatory method was employed, using a questionnaire distributed online to 75 respondents. The collected data were analyzed using validity, reliability, and simple linear regression tests through SPSS version 29. The findings indicate that exposure to film clip content on @netflixid has a positive and significant effect on students’ viewing decisions. The results confirm that Instagram-based promotional strategies can effectively influence audience behavior and highlight the continuing relevance of media exposure and persuasion theories in digital communication studies.</span></em></p>2026-06-24T06:03:31+00:00Copyright (c) 2026 Salsabila Maharani, Wahyu Budi Priatna, Leonard Dharmawanhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2362Identitas Gender Dan Budaya Dalam Komunikasi Lintas Budaya2026-08-24T05:26:37+00:00Moh. Amiruddinamiruddin@alqolam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan identitas gender dan budaya dalam konteks komunikasi lintas budaya melalui tinjauan perspektif Islam. Gender sering kali dipahami sebagai konstruksi sosial yang membedakan peran antara laki-laki dan perempuan, yang dalam perkembangannya sering menimbulkan stereotip dan subordinasi. Dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), artikel ini mengeksplorasi bagaimana Islam meletakkan fondasi identitas manusia yang berbasis pada keadilan dan harmoni, bukan persaingan kekuasaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa identitas manusia dibentuk secara dinamis melalui elemen bahasa, agama, dan simbol budaya yang diinternalisasi sejak dini melalui sosialisasi keluarga dan media. Dalam perspektif Islam, konsep kesetaraan ditegaskan melalui nilai <em>Rahmatan lil 'Alamin</em>, di mana perbedaan biologis (seks) tidak menjadi alasan untuk membatasi hak asasi dan potensi kemanusiaan di ruang publik. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi nilai keadilan relasional Islam sebagai filter etika komunikasi dalam menghadapi tantangan identitas hibrid di era digital. Implikasi praktisnya memberikan panduan bagi institusi keluarga muslim untuk menerapkan pola komunikasi yang setara dan inklusif guna menangkal stereotip gender global sejak dini. Artikel ini menyimpulkan bahwa di era globalisasi, negosiasi antara budaya lokal dan nilai universal Islam mampu membentuk identitas hibrid yang adaptif namun tetap memuliakan martabat manusia.</p>2026-06-24T06:07:41+00:00Copyright (c) 2026 Moh. Amiruddinhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2369Pemanfaatan Video Podcast Islam Untuk Menegaskan Identitas Muslim di Era Global2026-08-24T05:26:22+00:00Najwa Bilqis25040674156@mhs.unesa.ac.idAghnia Rohmatul25040674147@mhs.unesa.ac.idAfni Aminatul325040674150@mhs.unesa.ac.idFarah Amelia425040674152@mhs.unesa.ac.idBudi Santosabudisantoso@unesa.ac.id<p>Perkembangan teknologi digital di era global telah mengubah cara masyarakat mengakses dan menyebarkan informasi, termasuk dalam praktik dakwah Islam. Salah satu format media yang sedang berkembang adalah podcast video, yang menawarkan cara yang lebih fleksibel, komunikatif, dan relevan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan podcast video Islam sebagai media dakwah digital serta perannya dalam memperkuat identitas Muslim di era global. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan tinjauan pustaka, melalui pengumpulan data dari jurnal, artikel, dan konten video podcast Islam di platform digital. Temuan menunjukkan bahwa video podcast tidak hanya efektif sebagai sarana penyebaran dakwah, tetapi juga membantu dalam proses pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sifatnya yang santai, percakapan, dan mudah diakses membuat media ini menarik bagi generasi muda. Podcast video juga berfungsi sebagai ruang diskusi yang mendorong refleksi dan ekspresi identitas Islam di tengah gelombang globalisasi. Dengan demikian, podcast video dapat dipahami sebagai media strategis yang tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga memperkuat identitas Muslim secara kontekstual di era digital.</p>2026-06-24T06:09:07+00:00Copyright (c) 2026 Najwa Bilqis, Aghnia Rohmatul, Afni Aminatul, Farah Amelia, Budi Santosahttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2344Kesenian Hadrah Baitul Akhlak Sebagai Media Dakwah Islam di RW 01 Cipinang Melayu Jakarta Timur2026-09-01T05:33:16+00:00Moh.Amir Choiriamirkhoiri72@gmail.comPipin Yosepinpipinyosepin02@gmail.comKasyatikasyati@gmail.com<p>Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peranan seni hadrah sebagai media dakwah Islam dalam meningkatkan strategi dakwah (Studi Analisa: Pada jamaah hadrah Baitul Akhlak di RW 01 Cipinang Melayu, Jakarta Timur). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian lapangan ini diperoleh dengan observasi pada kelompok hadroh Baitul Akhlak di RW 01, Cipinang Melayu, Jakarta Timur dengan mewawancarai pelatih hadroh, anggota jamaah hadroh dan ketua DKM Masjid Baitul Akhlak di RW 01 Cipinang Melayu, Jakarta Timur.Teknis analisis data dilakukan dengan mereduksi data hasil wawancara lalu dideskripsikan dan dianalisis kemudian disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) seni hadrah merupakan media dakwah Islam yang melibatkan musik, nyanyian, tari,dan gerakan tubuh yang bersifat spiritual dan religius. 2) seni hadrah sebagai media dakwah menjadi sarana hiburan dan penguat nilai-nilai keagamaan serta membentuk persatuan /ukhuwah Islamiyah pada masyarakat RW 01 Cipinang Melayu, Jakarta Timur. 3) Seni hadrah berperan dalam meningkatkan strategi dakwah karena didalamnya membentuk ketrampilan dalam mensyiarkan nilai- nilai Islam sehingga membentuk karakter positif pada kelompok hadroh Baitul Akhlak. Peran seni hadrah sebagai media dakwah Islam merupakan tradisi seni dalam budaya Islam yang didalamnya bentuk ungkapan syukur dan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw namun juga menajdi sarana silaturahim dan kebersamaan umat Islam yang menggabungkan unsur budaya dan agama dalam satu kesatuan.</p>2026-06-26T12:28:13+00:00Copyright (c) 2026 Moh.Amir Choiri, Pipin Yosepin, Kasyatihttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/1908Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Pendorong Keinginan Berolahraga Pada Komunitas Pelarian IPB2026-09-01T05:32:59+00:00Novi Kristiawatikristiawatinovi2@gmail.comHudi SantosoHudiSantoso@gmail.comEnden Darjatul UlyaEndenDarjatulUlya@gmail.comFahmi Fuad CholagiFahmiFuadCholagi@gmail.comHadiyantoHadiyanto@gmail.com<p><em>The development of digital technology has increased the use of social media as a means of communication and motivation, including in sports activities. Instagram, as a visual platform, is widely used to build identity and encourage interaction between users. This study aims to analyze the use of Instagram and the level of desire to exercise, as well as to test the relationship between the two in the IPB Running Community, a student running community that actively uses Instagram for documentation and member motivation. The study used a quantitative approach with a correlational descriptive method. Data were obtained through an online questionnaire administered to 89 respondents selected using the Slovin formula. The results showed that Instagram usage was in the good category in terms of information, identity, personal motivation, social integration, and entertainment. The members' desire to exercise was also in the high category. Spearman's correlation test showed a significant relationship between Instagram usage and the desire to exercise in this community. This study contributes theoretically to the study of digital communication and has practical implications for sports communities in optimizing social media to increase member motivation and participation in a healthy lifestyle.</em></p>2026-06-26T17:34:44+00:00Copyright (c) 2026 Novi Kristiawati, Hudi Santoso, Enden Darjatul Ulya, Fahmi Fuad Cholagi, Hadiyantohttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/1912Komunikasi Krisis Polri Dalam Kasus Rantis Brimob dan Pengemudi Ojek Online Terhadap Citra Institusi Kepolisian2026-09-01T05:32:41+00:00Salsabila Fathifalahscaaac@gmail.comWahyu Budi Priatnawahyupr@apps.ipb.ac.idLeonard DharmawanLeonardDharmawan@gmail.com<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh strategi komunikasi krisis Polri, khususnya melalui kegiatan konferensi pers, terhadap persepsi mahasiswa sebagai representasi Generasi Z. Komunikasi krisis menjadi vital mengingat tingginya sentimen negatif publik terhadap institusi pasca-insiden rantis Brimob dan pengemudi ojek online. Penelitian kuantitatif survei ini menggunakan 71 responden mahasiswa IPB University dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil Uji t menunjukkan bahwa Komunikasi Krisis Polri berpengaruh signifikan dan positif terhadap Persepsi Mahasiswa (Sig.< 0,001). Kontribusi pengaruh variabel independen sebesar 27,4% (R</span><strong>2</strong><span style="font-weight: 400;">=0,274), sementara 72,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini mengkonfirmasi efektivitas strategi respons kombinasi Mortification dan Corrective Action dari </span><em><span style="font-weight: 400;">Image Repair Theory</span></em><span style="font-weight: 400;"> yang sejalan dengan Strategi Pembangunan Kembali (SCCT). Keberhasilan pesan dalam membentuk persepsi mendukung </span><em><span style="font-weight: 400;">Tripartite Model of Attitudes</span></em><span style="font-weight: 400;">. Penelitian menyimpulkan bahwa komunikasi krisis yang strategis adalah kunci untuk memulihkan kredibilitas institusi di era digital.</span></p>2026-06-26T17:36:37+00:00Copyright (c) 2026 Salsabila Fathifalah, Wahyu Budi Priatna, Leonard Dharmawanhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2361Disrupsi Tradisi Talaqqi di Era Artificial Intelligence2026-09-01T05:32:22+00:00Bayu Andika Mulawarmanrosmiatiameliaputri@gmail.comM. Nasir Sidiqnasirsidiq05@gmail.comSuryani Musisuryani.musi@uin-alauddin.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artificial Intelligence</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (AI) telah memicu transformasi signifikan dalam pola komunikasi pendidikan, termasuk dalam ekosistem pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis mengganggu tradisi </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">talaqqi</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> akibat kehadiran AI, khususnya ChatGPT, dalam konteks Pesantren Tahfizhul Quran. Urgensi kajian ini terletak pada munculnya pergeseran otoritas pengetahuan dari hubungan guru-santri menuju medium algoritmik yang serba instan dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">penelitian kepustakaan</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , melalui analisis literatur terkait komunikasi digital, pedagogi Islam, dan perkembangan AI dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mendorong perubahan pola komunikasi pedagogik, mereduksi dimensi relasional dalam </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">talaqqi</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , serta memunculkan permasalahan epistemologis terkait validitas dan otoritas pengetahuan digital. Di sisi lain, AI juga memiliki potensi konstruktif sebagai instrumen pendukung pembelajaran, khususnya dalam penguatan literasi, pengelolaan hafalan, dan perluasan akses keilmuan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pendidikan Islam harus ditempatkan dalam kerangka subordinasi epistemik, </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">tabayyun</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> digital, adab teknologi, dan sentralitas guru agar modernisasi tidak menghilangkan sanad, adab, dan ruh keilmuan Islam.</span></span></p>2026-06-26T17:40:58+00:00Copyright (c) 2026 Bayu Andika Mulawarman, M. Nasir Sidiq, Suryani Musihttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2367Strategi Komunikasi Pemilik Akun Instagram @ponorogo.update dalam Membentuk Opini Publik2026-09-01T05:32:04+00:00Haidar Bendung Persadahaidarpersada@gmail.comnAndhita Risko Faristianaandhitarisko@uinponorogo.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi akun Instagram @ponorogo.update dalam membentuk opini publik serta memahami proses terbentuknya opini publik dari perspektif <em>followers</em>. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori pembentukan opini publik menurut Erikson dan Tedin yang meliputi tahap munculnya isu, penilaian awal, interaksi sosial, dan kristalisasi opini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi akun @ponorogo.update dilakukan secara bertahap melalui pemilihan isu yang relevan, penyajian informasi yang singkat dan jelas, serta penggunaan visual yang konsisten. Akun juga berperan sebagai <em>opinion leader</em> melalui kredibilitas dan kepercayaan publik yang dimiliki. Tingginya interaksi, kesamaan pola komentar, dan penyebaran ulang konten memperkuat proses kristalisasi opini publik. Dari sisi <em>followers</em>, opini terbentuk melalui perhatian terhadap isu, pemberian respons, interaksi sosial, hingga munculnya kecenderungan opini dan tindakan membagikan informasi. Dengan demikian, pembentukan opini publik pada akun @ponorogo.update terjadi melalui keterkaitan antara strategi komunikasi akun dan proses pemaknaan audiens di media sosial.</p>2026-06-26T17:45:07+00:00Copyright (c) 2026 Haidar Bendung Persada, Andhita Risko Faristianahttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2388Strategi Komunikasi Dakwah Feminis2026-09-01T05:31:47+00:00Herfina Mulyaherfinamulya027@gmail.comNurhikmahnurhikmah@iainpare.ac.idA. Nurkidamanurkidam@iainpare.ac.idMuhammad Qadaruddinmuhammadqadaruddin@iainpare.ac.idRamliramli@iainpare.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji tentang strategi komunikasi dakwah feminis yang dilakukan oleh Fatayat NU di Kota Parepare dalam meningkatkan partisipasi keagamaan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk strategi dakwah, kontribusi dakwah dan faktor-faktor terhadap penguatan kepemimpinan perempuan dalam ruang sosial keagamaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari ketua, anggota organisasi, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dakwah feminis Fatayat NU Kota Parepare dilakukan melalui pendekatan persuasif, edukatif, partisipatif, serta berbasis aksi sosial dan pemberdayaan perempuan yang bersifat dialogis dan adaptif.</p>2026-06-27T03:10:40+00:00Copyright (c) 2026 Herfina Mulya, Nurhikmah, A. Nurkidam, Muhammad Qadaruddin, Ramlihttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2565Strategi Komunikasi Penyuluh KB Terhadap Pernikahan Dini2026-09-01T05:31:30+00:00Sri Mulyanisrimulyani@updn.ac.idBagus Sujatmikomasbagus48@gmail.comYolia Dwi Fajarwatiyoliadfa@gmail.comMas’udmasud@updn.ac.id<p>Fenomena pernikahan dini di Desa Rejoso, Kecamatan Rejoso, masih menjadi masalah sosial yang mendesak akibat pergaulan bebas, norma budaya, tekanan ekonomi, dan rendahnya kesadaran masyarakat, yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serta putus sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi penyuluh KB Rejoso dalam menangani bagian dari dinamika perubahan sosial. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan penyuluh, serta observasi partisipatif pada kegiatan lapangan. Temuan menunjukkan strategi meliputi pendekatan interpersonal (Kelompok Bina Keluarga Remaja), media visual (poster digital dan brosur), serta kolaborasi dengan kader IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan. Pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi yang bersifat mengajak dan melibatkan partisipasi masyarakat cukup efektif, meskipun masih menghadapi kendala seperti pergaulan bebas yang sudah mengakar serta keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model komunikasi yang terintegrasi perlu diterapkan dalam program KB di wilayah pedesaan, agar proses perubahan sosial dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.</p>2026-06-27T03:11:47+00:00Copyright (c) 2026 Sri Mulyani, Bagus Sujatmiko, Yolia Dwi Fajarwati, Mas’udhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2398Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Suku Non Jawa dalam Menghadapi Culture Shock di Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta2026-09-01T05:31:12+00:00Sihabuddinsihabuddin@unisri.ac.idBuddy Riyantobuddy.riyanto@unisri.ac.id<p><em>The background of this research is to find out the intercultural communication of non-Javanese students in facing culture shock in The Department of Communication Science at Slamet Riyadi University, Surakarta. Initially, they felt strange and foreign, and some even felt uncomfortable, but now they are very comfortable living in Solo.</em> <em>This study aims to gather information and analyze how non-Javanese students communicate interculturally when facing culture shock.</em> <em>The design of this research is qualitative with a case study approach where the results of this research are described qualitatively.</em> <em>Data was obtained through in-depth interviews and observations</em> <em>The results of the study explain that non-Javanese students feel comfortable living in Solo after experiencing culture shock which goes through four stages, namely feeling very happy to be in a new place, not feeling at home and comparing things, adapting to the new environment and feeling very comfortable in Solo like in their own hometown.</em></p>2026-06-27T03:17:48+00:00Copyright (c) 2026 Sihabuddin, Buddy Riyantohttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2594Strategi Digital Public Relations dalam Penyebaran Pesan Dakwah di Kalangan Generasi Z2026-09-01T05:30:52+00:00Miftachul Aulamiftachulaula@uit-lirboyo.ac.id<p><em>Digital transformation has significantly changed the way society accesses and disseminates information, including in Islamic preaching (da’wah) activities. Generation Z, as a cohort that has grown up in the internet era, is closely connected to digital media and tends to access information through various social media platforms. This condition requires communication strategies that are capable of reaching, engaging, and building effective relationships with audiences. One relevant approach is Digital Public Relations, which integrates the use of digital media with the principles of public communication management. This study aims to analyze Digital Public Relations strategies in disseminating da’wah messages among Generation Z. The research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation of digital da’wah activities across various social media platforms. Data analysis was conducted descriptively through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the effectiveness of da’wah message dissemination is influenced by the ability of content managers to present messages that are relevant, engaging, and aligned with the characteristics of Generation Z. The use of communicative language, the utilization of interactive social media features, and consistency in building audience engagement are key factors in enhancing the reach and acceptance of da’wah messages. In addition, communicator credibility and adaptation to the evolving digital platform landscape also contribute to the success of the implemented communication strategies.</em></p>2026-06-27T03:20:39+00:00Copyright (c) 2026 Miftachul Aulahttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2562Analisis Gaya Komunikasi Akun Instagram Rekan Santri Garis Lucu Sebagai Media Dakwah Kultural Di Media Sosial2026-09-01T05:30:35+00:00Bagus Sujatmikomasbagus48@gmail.comMuhammad Amrillahamrillah084@gmail.comM. Choirul Wachidrulartcreator@gmail.com<p><em>The rapid development of communication technology has transformed Islamic da'wah from conventional face-to-face interactions into digital communication practices. Instagram has become one of the most effective platforms for delivering religious messages, especially among young audiences. This study aims to analyze the communication style used by the Instagram account Rekan Santri Garis Lucu, identify its communication strategies in constructing da'wah messages, and examine the representation of cultural and Islamic values reflected through its content. This research employed a library research approach using primary data from Instagram content and secondary data from relevant literature. Data collection techniques included documentation, literature review, and interviews, while data analysis utilized Robert Entman’s framing analysis. The findings reveal that the account adopts a dialogical and participatory communication style characterized by humor, everyday language, and narrative-reflective messages. Its communication strategy is audience-centered, focusing on issues closely related to young people's lives and supported by systematic content planning. Furthermore, the account represents Islamic values through cultural symbols, tolerance, togetherness, self-reflection, and learning spirit, creating an image of Islam that is friendly, inclusive, and relevant to contemporary digital culture.</em></p>2026-06-27T03:23:39+00:00Copyright (c) 2026 Bagus Sujatmiko, Muhammad Amrillah, M. Choirul Wachidhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2428Perencanaan Manajemen Komunikasi dalam Membangun Citra Kindi PR dan Strategic Consulting2026-09-01T05:30:17+00:00Ahmad Mukhlishahmad.mukhlish23@mhs.uinjkt.ac.idSyafiqoh Makbullahsyafiqoh.makbullah23@mhs.uinjkt.ac.idUbayd Tsaqiif Thufaylubayd.tsaqiif23@mhs.uinjkt.ac.idMuhammad Jiddan Rahmanmuhammad.jiddan23@mhs.uinjkt.ac.idIsna Siskawatiisna.siskawati@uinjkt.ac.id<p>Manajemen komunikasi yang direncanakan dengan baik merupakan strategi penting bagi perusahaan jasa dalam menciptakan citra perusahaan yang terpercaya dan bisa dipertahankan, terutama di tengah ketatnya persaingan di bidang public relations dan konsultasi strategis. Penelitian ini ingin mengetahui cara Kindi PR & Strategic Consulting menggunakan perencanaan manajemen komunikasi untuk memperkuat gambaran perusahaan mereka di mata publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung, serta pencatatan dokumen terkait kegiatan komunikasi perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa Kindi PR & Strategic Consulting membangun citra perusahaan melalui beberapa langkah strategis, yaitu dengan membangun merek pribadi pendiri, berkomunikasi secara informal dan konsultatif dengan klien, bekerja sama dengan agensi komunikasi, mengembangkan tim internal yang kompeten, serta melakukan evaluasi terhadap pertumbuhan bisnis dan sistem manajemen operasional perusahaan. Praktik komunikasi itu menunjukkan bahwa gambaran perusahaan tidak muncul sekaligus, tetapi terbentuk perlahan-lahan dari proses transfer kepercayaan pribadi ke reputasi perusahaan. Penelitian ini membantu memahami lebih jelas bagaimana perencanaan manajemen komunikasi bisa memperkuat rasa percaya, profesionalisme, dan kesan positif yang diberikan oleh perusahaan konsultan public relations.</p>2026-06-27T03:41:27+00:00Copyright (c) 2026 Ahmad Mukhlish, Syafiqoh Makbullah, Ubayd Tsaqiif Thufayl, Muhammad Jiddan Rahman, Isna Siskawatihttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2441Peran Program Dakwah terhadap Gen-Z di Masjid Sejuta Pemuda2026-09-01T05:29:58+00:00Diah Pitalokaokaaaaa.e@gmail.comHusnul Khatimahhusnul.khatimah@edu.mc.ac.id<p><em>This study aims to analyze the role of da'wah programs implemented by Remaja Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi in increasing Generation Z involvement in religious activities. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through semi-structured interviews with one key informant, namely Muhammad Sanusi, Chairman of the Amanah Foundation of Masjid Sejuta Pemuda, who was purposively selected due to his central role in the planning, management, and development of the mosque’s da'wah programs, as well as his involvement since the establishment of the mosque. The use of a single key informant is considered appropriate because he possesses comprehensive and in-depth knowledge of all program activities and organizational strategies. The interview data were supported by relevant literature sources. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldaña model, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that da'wah programs play a significant role in enhancing Generation Z participation through approaches aligned with their characteristics and needs. The provision of comfortable facilities, open interaction spaces, and dialogical communication encourages young people to actively engage in mosque activities. In addition, the programs contribute positively to behavioral and character development through continuous religious guidance delivered in a modern and youth-friendly manner. The study also reveals that social media serves as a strategic tool for expanding the reach of da'wah and strengthening youth engagement in religious activities. However, da'wah practitioners face challenges in addressing the critical, rational, and benefit-oriented mindset of Generation Z, requiring continuous innovation in program design and communication strategies. The study concludes that the integration of adaptive da'wah approaches, supportive environments, and digital media utilization constitutes an effective strategy for increasing Generation Z involvement in mosque-based religious activities.</em></p>2026-06-27T03:43:52+00:00Copyright (c) 2026 Diah Pitaloka, Husnul Khatimahhttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2559Simbolisasi Kekuatan Spiritual Doa Ibu Dalam Lirik Lagu Tapi Karya Perunggu2026-09-01T05:29:41+00:00Dzurrotul Adiba Humaidaadibahumaida@updn.ac.idYahya Zarah Halimayahyahalima15@gmail.comBinti Fatikahfatikahtika0229@gmai.comLuluk Rohanidalulukrohanida@updn.ac.id<p class="font-claude-response-body" style="text-align: justify;"><em><span style="font-size: 11.0pt;">This study aims to uncover the symbolization of the spiritual power of a mother's prayer in the lyrics of the song Tapi by Perunggu through Roland Barthes semiotic analysis approach, focusing on the levels of denotative meaning, connotative meaning, and myth. The method employed in this research is descriptive qualitative method with a text analysis technique. The primary data consists of the lyrics of Tapi, which were analyzed in depth on a stanza-by-stanza basis. The findings reveal that the song's lyrics represent the inner conflict of a child who must leave home in pursuit of dreams in another city, while simultaneously portraying a mother's prayer as the primary spiritual anchor amid life's uncertainties. At the denotative level, the lyrics depict the situation of relocating from Bandung to Jakarta. At the connotative level, meanings emerge concerning emotional attachment to one's place of origin, anxiety in facing the outside world, and the limitations of relying solely on oneself. At the level of myth, a mother's prayer is interpreted as a symbol of spiritual power that transcends worldly logic, representing the Indonesian cultural belief that the blessings and prayers of parents, particularly mothers, possess a magico-religious power capable of protecting and guiding a child through life. This study is expected to contribute to the study of semiotics in Indonesian popular music as well as to the understanding of the relationship between culture, religiosity, and works of art.</span></em></p>2026-06-27T03:46:35+00:00Copyright (c) 2026 Dzurrotul Adiba Humaida, Yahya Zarah Halima, Binti Fatikah, Luluk Rohanidahttps://ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/j-kis/article/view/2449Strategi Komunikasi Pembangunan dalam Adopsi Inovasi Teknologi Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan di Kabupaten Sukoharjo2026-09-01T05:29:23+00:00Estu Widiyowatiestuwidiyowati@gmail.comMeta Dewi Adhivametaadifa123@gmail.comSihabuddinsihabuddin@unisri.ac.id<p><em>Food self-sufficiency remains a strategic issue in Indonesia amidst population growth, climate change, and the increasing demand for agricultural productivity. Although the government has promoted agricultural modernization through the adoption of modern agricultural technologies, the level of technology adoption among farmers remains uneven. Previous studies have primarily focused on technical, economic, and institutional factors, while the role of development communication in facilitating technology adoption has received limited attention. This study aims to analyze the development communication strategy implemented by the Department of Agriculture and Fisheries of Sukoharjo Regency in encouraging the adoption of modern agricultural technology to support food self-sufficiency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving agricultural extension officers, government officials, and farmer groups. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that the diffusion of innovation is influenced by four key elements: innovation, communication channels, time, and social systems. Interpersonal communication through agricultural extension workers serves as the most effective channel in building farmers’ knowledge, trust, and willingness to adopt technology. The adoption process occurs gradually through the stages of knowledge, persuasion, decision, implementation, and confirmation, while farmer groups and local opinion leaders play significant roles in accelerating innovation diffusion. The study concludes that development communication functions not only as an information dissemination mechanism but also as a participatory instrument that bridges government policies and farmers’ socio-cultural realities, thereby supporting the successful adoption of modern agricultural technology and strengthening food self-sufficiency programs.</em></p>2026-06-27T03:50:02+00:00Copyright (c) 2026 Estu Widiyowati