Peningkatan Pemahaman mengenai Pendidikan Agama Islam pada Anak Penyandang Tunawicara melalui Penggunaan Bahasa Isyarat sebagai Komunikasi Nonverbal
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan bahasa isyarat sebagai komunikasi nonverbal dalam meningkatkan pemahaman tentang Pendidikan Agama Islam pada anak penyandang tunawicara di SLB B Karya Ibu Palembang. Metodelogi penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung kepada guru, siswa-siswi dan pihak yang terkait di SLB B Karya Ibu Palembang. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif yaitu pendekatan secara langsung dengan mengumpulkan data-data dan mencari informasi mengenai Pendidikan Agama Islam pada anak tunawicara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi nonverbal, yaitu komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung, melainkan dengan cara bahasa isyarat. Hasil penelitian ini adalah bahasa isyarat sebagai proses komunikasi antara guru dan siswa, saat memaparkan materi guru akan menggunakan metode demonstrasi yang artinya menggunakan peragaan seperti dengan cara ceramah, tanya jawab, menggunakan media seperti menampilkan video, audio, dan gambar-gambar. Dengan cara seperti itu, maka dapat memudahkan siswa dalam meningkatkan pemahaman tentang Pendidikan Agama Islam. Materi yang disampaikan dalam Pendidikan Agama Islam seperti membaca dan memahami Al-Qur’an, praktek ibadah sholat, akhlak, aqidah, serta mengamalkan nilai-nilai ajaran agama Islam.
Downloads
References
Departemen Agama RI. 2015. Al-Qur’an dan Terjemah Al-Muhaimin. Depok: Al-Huda
Indrayanto. 2017. Metodologi Penelitian. Palembang: CV Amanah
Rahman, Nazarudin. 2012. Manajemen Pembelajaran. Yogyakarta: Pusaka Felicha
Republik Indonesia. 1945. Undang-Undang Dasar 1945, BAB XIII, pasal 31, ayat 31. Jakarta
Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuaantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Copyright (c) 2022 Muhammad Randicha Hamandia, Maulidia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











