Pendekatan Balance Score Card dalam Menciptakan Keunggulan Bersaing Perguruan Tinggi Islam

  • Meylina Hima Fauziati MTSN 4 Kediri
  • Agus Wahju Yudiarso Staiba Kediri
Keywords: Balanced Scorecard, keunggulan bersaing perguruan tinggi

Abstract

Menciptakan keunggulan bersaing perguruan adalah penting dalam persaingan antar perguruan tinggi Islam.. Diinspirasi oleh Kaplan dan Norton, konsep ini dikembangkan dalam empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses internal serta pembelajaran dan pertumbuhan. Tulisan ini membahas bagaimana  balanced scorecard menciptakankeunggulan bersaing pada perguruan tinggi dan mengimplementasikan balanced scorecard pada organisasi perguruan tinggi. Pembahasan keunggulan bersaing meluputi: a)  perspektif finansial yaitu kemampuan untuk mendapatkan dana dan efisiensi biaya, b) perspektif pelanggan yaitu kepuasan  mahasiswa sebagai konsumen, c) perspektif proses internal, d) perspektif pembelajaran & pertumbuhan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, meningkatkan kualitas dan fasilitas infrastruktur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifudin, Opan. “Implementasi Balanced Scorecard Dalam Mewujudkan Pendidikan Tinggi World Class.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 5, no. 2 (2021): 767–775.

Di, Pendidikan, and M A N Yogyakarta. “MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU” 2, no. 1 (2020): 45–61.

Djuwita, Tita Meirina. “Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Produktivitas Kerja Pegawai.” Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi 10, no. 2 (2011): 15–21.

Dudic, Zdenka, Branislav Dudic, Michal Gregus, Daniela Novackova, and Ivana Djakovic. “The Innovativeness and Usage of the Balanced Scorecard Model in SMEs.” Sustainability (Switzerland) 12, no. 8 (2020).

Hidayat, Arif Rahmat, Djamaludin Malik, and Leonardo Budi H. “Strategi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Evaluasi Pelaksanaan Key Performance Indicator ( KPI ) Di PT. Dana Mandiri Sejahtera.” Journal of Management (2018): 1–15.

Hidayat, Bayu. “Balanced Scorecard : PENGUKURAN KINERJA DENGAN BALANCED SCORECARD PADA KOPERASI KARYAWAN TIRTA MAHAKAM DI BUKUAN.” Финансовые Исследования 3, no. 3 (2007): 395–404. http://dx.doi.org/10.1057/9781137294678.0037.

Kaplan S.Robert.; and David. P. Nurton. “BALANCED SCORECARD The Balanced Scorecard Translating Strategy into Action [1996].Pdf,” 1996.

Lestari, A. S. “Analisis Penilaian Kinerja Lembaga Pendidikan Tinggi Dengan Metode Balanced Scorecard : Penerapannya Dalam Sistem Manajemen Strategis ( Studi Kasus Pada Universitas Brawijaya Malang ).” International Seminar on Quality and Affordable Education (ISQAE 2013) 52, no. April 1988 (2013): 441–450.

Marheni, Marheni. “Penilaian Mutu Perguruan Tinggi Dengan Perspektif Balance Scorecard Di IAIN Syaikh Abdurahman Siddik Bangka Belitung.” SUSTAINABLE: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan 2, no. 2 (2019): 228–244.

Mariza, Ita. “Pengukuran Kinerja Dengan.” The Winners 4, no. 2 (2001): 127–137.

Monika Kussetya Ciptani. “Balanced Scorecard Sebagai Pengukuran Kinerja Masa Depan: Suatu Pengantar.” Jurnal Akuntansi dan Keuangan 2, no. 1 (2000): 21–35. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/aku/article/view/15665.

Nair, Mohan. “Essentials of Balanced Scorecard.” Essentials of Balanced Scorecard (2004).

Nanang Wahyudin. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keunggulan Bersaing Untuk Meningkatkan Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Pada Sekolah Tinggi Dan Akademi Di Semarang.” Holistic Journal of Management Research 3, no. 2 (2015): 77–93. https://journal.ubb.ac.id/index.php/holistic/article/view/226.
Publik, Pelayanan. “Jurnal Ibu Anhar Si M Pendidikan” (2017).

Reflektif, Telaah, and Syekh Nurjati. “Tinggi Islam Dengan Manajemen Sumber Daya Manusia ( Msdm ) Berbasis Balance Score Card” 4, no. 1 (1996): 26–43.
Siswandi, Siswandi. “Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Dengan Pendekatan Analisa Balance Scorecard (Studi Kasus Pada Pt X Jakarta).” Jurnal Lentera Bisnis 7, no. 1 (2018): 97.

Soetjipto, HM. Noer. Perspektif Pembelajaran Dan Pertumbuhan Dalam Implementasi Balance Scorecard Sebagai Instrumen Penilaian Kinerja. Penerbit K-Media, 2018.

Widhiastuti, Hardani. “Balanced Scorecard Untuk Pengembangan Sumber Daya Manusia.” Buletin Psikologi 10, no. 1 (2015): 24–33.

Zamroni, Zamroni, and Siti Nasiah. “Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Melalui Penyusunan Manajemen Strategis Dengan Pendekatan Balanced Scorecard: Studi Kasus Di STAI Sangatta Kutai Timur.” Fenomena 10, no. 1 (2018): 77–94.

“ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIK DALAM CORAK PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ISLAM Muhamad Khoirul Umam*” (n.d.): 1–8.
Ratna, G., & Ardiaz, A. NApa yang dimaksud dengan Balanced Scorecard. Accountingpedia Accountingunsoed. (2018).

Gatot Widayanto, Eva Nitami : Suatu Terobosan Baru Mengukur Kinerja Perusahaan, Usahawan 1993, No. 12 Th. XXII

Sofyani, H., Ulum, I., Syam, D., & Wahjuni, S. (2012). Islamic social reporting index sebagai model pengukuran kinerja sosial perbankan syariah (studi komparasi Indonesia dan Malaysia). Jurnal Dinamika Akuntansi, 4(1).

Zaeni. Desember 2000. “Strategi Pengukuran Kinerja Sektor Publik dengan kerangka Balanced Scorecard.” MGS, vol.5 No.32, 13-38

Sumihardjo, T. (2008), Penyelenggaraan pemerintah daerah melalui pengembangan daya saing berbasis potensi daerah. Fokusmedia, Bandung.

Tholkhah. I. (2017). Strategi Peningkatan Daya Saing Madrasah; Studi Kasus Madrasah Ibtidaiyah Negeri Madiun. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan. Jakarta: Balitbang dan Diklat Kemenag RI; Jakarta

Kotler, Philip dan Karen F. A. Fox, (1995) Strategic Marketing for Educational Institutions. Second Edition, Prentice-Hall, Inc; Ney Jersey.
Mulyadi. 2007. Balanced Scorecard. Jakarta: Salemba Empat
Published
2022-07-05
How to Cite
Meylina Hima Fauziati, & Agus Wahju Yudiarso. (2022). Pendekatan Balance Score Card dalam Menciptakan Keunggulan Bersaing Perguruan Tinggi Islam. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 3(1), 59-78. https://doi.org/10.53429/j-kis.v3i1.428