Disrupsi Tradisi Talaqqi di Era Artificial Intelligence

Kajian Komunikasi Pendidikan Islam dalam Tradisi Pesantren Tahfizhul Quran

  • Bayu Andika Mulawarman UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • M. Nasir Sidiq UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Suryani Musi UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Keywords: Artificial Intelligence, ChatGPT, Talaqqi, Komunikasi Pendidikan Islam, Pesantren Tahfizhul Quran.

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memicu transformasi signifikan dalam pola komunikasi pendidikan, termasuk dalam ekosistem pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis mengganggu tradisi talaqqi akibat kehadiran AI, khususnya ChatGPT, dalam konteks Pesantren Tahfizhul Quran. Urgensi kajian ini terletak pada munculnya pergeseran otoritas pengetahuan dari hubungan guru-santri menuju medium algoritmik yang serba instan dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan , melalui analisis literatur terkait komunikasi digital, pedagogi Islam, dan perkembangan AI dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mendorong perubahan pola komunikasi pedagogik, mereduksi dimensi relasional dalam talaqqi , serta memunculkan permasalahan epistemologis terkait validitas dan otoritas pengetahuan digital. Di sisi lain, AI juga memiliki potensi konstruktif sebagai instrumen pendukung pembelajaran, khususnya dalam penguatan literasi, pengelolaan hafalan, dan perluasan akses keilmuan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pendidikan Islam harus ditempatkan dalam kerangka subordinasi epistemik, tabayyun digital, adab teknologi, dan sentralitas guru agar modernisasi tidak menghilangkan sanad, adab, dan ruh keilmuan Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adari, Muhammad Dirzi, Mega Kencana, and Suci Fajrina. “Antara Bantuan dan Ketergantungan: Literatur Review Pengaruh AI terhadap Kognisi Peserta Didik.” Advances in Education Journal 2, no. 3 (Desember 2025): 842–852.

Akhid, Nur, Dul Khusna, Abdul Latif, Akbar Wijaya, and Ana Achoita. “Integrasi Penggunaan AI (Artificial Intelligence) Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di MTs. Al Musthofa Grabagan.” 2025: 222–31.

Alawiyah, Tuti. “Peran Guru dalam Mengembangkan Psikologi Pembelajaran Hafal Al-Qur’an pada Anak Usia 5–6 Tahun di RA Teladan Imam Syafi’i.” Jurnal Arden Jaya Publisher 4, no. 2 (Juni 2025): 76–83.

Ambarita, Jenri, and Firdhani Resha. “Pemanfaatan ChatGPT Dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Maluku: Studi Metode.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 10, no. 2 (Desember 2025): 252–74.

Bagus, Solihah, Taufik Luthfi, Mar’ahtul Azizah, and Bela Norma Kholis. “Santri Melek AI: Rekonstruksi Mindset Digital Menuju Prestasi Belajar Unggul di MA Al-Ahliyah.” Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan 5, no. 6 (November 2025): 535.

Budianto, Kukuh. “Transformasi Manajemen Pendidikan Islam di Era Digital: Peran dan Tantangan Kecerdasan Buatan (AI).” Borneo Journal of Islamic Education 4, no. 2 (November 2024): 207–208.

Fadhil, Muhammad, Halimatun Sa, Elsa Martineli, and Sri Bulan. “Guru Profesional dalam Perspektif Al-Qur’an: Karakteristik, Peran, dan Tanggung Jawab dalam Pendidikan Islam.” Journal on Education 7, no. 1 (September–Desember 2024): 8474–8482.

Haqqu, Rizca. “Kecerdasan Buatan sebagai Agen Sosial: ChatGPT dan Manusia dalam Perspektif Komunikasi di Era Digital.” Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya (2024): 1193–1214.

Karwati, Elis, Sri Mulyani, and Mulyawan Safwandy Nugraha. “Analisis Dampak Kecerdasan Buatan terhadap Epistemologis Pendidikan: Tinjauan Filsafat dan Teknologi.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 11, no. 8.B (Agustus 2025): 67–77.

Mahfudloh, Ririn Inayatul. “Peran Sanad Keilmuan dalam Pengembangan Pondok Pesantren.” Journal of Multidisciplinary Studies 1, no. 1 (2023): 23–30.

Mufid, Zainal, and Basnang Said. “Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Aqidah dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Aqidah Santri.” Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 8, no. 2 (Juli 2025): 1029–1042.

Mustin, Hilgha, Muhammad Tasbih, and Zaenab Abdullah. “Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad) dalam Ilmu Hadis: Metodologi dan Implementasinya.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 3, no. 1 (2025): 852–858.

Puteri, Aulia Rahma, Wahyudin Nur Nasution, Muhammad Irwan, and Padli Nasution. “Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan: Konsep, Perkembangan, dan Inovasi Media Pembelajaran.” Jurnal Pendidikan Indonesia 5, no. 4 (Juli 2025): 52–55.

Putril, Alicia Salsabila, and Syamsul Aripin. “Pendidikan Islam Modern dalam Menghadapi Krisis Nilai Keislaman dan Dekadensi Moral di Era Artificial Intelligence.” Ta’lif: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam 1, no. 3 (2025): 247–259.

Rahman, Nawwal Habibur, and Muhammad Shohib. “Metode Talaqqi dan Kecerdasan Spiritual dalam Perspektif Pendidikan Berbasis Pesantren.” Jurnal Abdimas Berdaya: Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat 9, no. 1 (2026): 99–114.

Ramadhani, Azizah Hafshoh. “Pengaruh Metode Talaqqi Musyafahah terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an: Studi pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah.” Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 3 (November 2025): 767–771.

Rustandi, Feri, Heru Nugraha, and Adang Hambali. “Hakikat Ilmu Pengetahuan dalam Era AI: Mempertahankan Integritas Epistemologi di Tengah Automasi.” Journal Scientific of Mandalika (JSM) 6 (2025): 296–307.

Satrio. “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Peluang, Tantangan, dan Inovasi Pedagogis di Era Digital.” Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) 4 (2025): 5907–14.

Sekrst, Kristina. “Chinese Chat Room: AI Hallucinations, Epistemology and Cognition.” Studies in Logic, Grammar and Rhetoric 69 (2024): 365–381.

Seprya, Roby. “Pembelajaran Al-Qur’an Berbasis Online Ibu-ibu Di Rbaa dan Rumah Belajar.” Al-Mujahadah: Islamic Education Journal 9651 (2025): 88–103.

Septiani, Dewi Syifa, Irma Ainni, Rio Tri Hartanto, Lola Meliana, and Ade Fricticarani. “Pergeseran Pola Interaksi Guru dan Peserta Didik di Era Society 5.0: Kajian Literatur.” Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi 6, no. 1 (April 2025): 295–305.

Sun, Yujie, Dongfang Sheng, Zihan Zhou, and Yifei Wu. “AI Hallucination: Towards a Comprehensive Classification of Distorted Information in Artificial Intelligence-Generated Content.” Humanities and Social Sciences Communications 11 (2024): 1157.

Suriansyah, Muhammad Arsyad. “Implementasi Metode Talaqqi dan Musyafahah dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa.” Fitrah: Journal of Islamic Education 1, no. 2 (Desember 2020): 216–231.

Utari, Prahastiwi, Eka Nada, Shofa Alkhajar, and Mira Adita Widianti. “Masa Depan Komunikasi: Menjelajah Peran Artificial.” Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, dan Public Relations: 39–71.

Widyasari, Erna. “Revolusi Pendidikan dengan Artificial Intelligence: Peluang dan Tantangan.” Jurnal Ilmiah Edukatif 10 (2024): 302–311.

Yulita, Tiffani, and Fitzerald Kennedy Sitorus. “Peran Algoritma dalam Mengonstruksi Keputusan Konsumen melalui Komunikasi di Media Sosial.” Riwayat: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Humaniora (October 31, 2025): 8173–8180.

Published
2026-06-26
How to Cite
Bayu Andika Mulawarman, M. Nasir Sidiq, & Suryani Musi. (2026). Disrupsi Tradisi Talaqqi di Era Artificial Intelligence. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 7(1), 105-122. https://doi.org/10.53429/j-kis.v7i1.2361