Rangkap Jabatan dalam Pemerintahan di Aceh: Perspektif Siyasah Syar’iyyah

Perspektif Siyasah Syar’iyyah

  • Setiawan Ariwiba Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Abstrak

This study aims to analyze the legal consequences and implications of concurrent positions (dual office-holding) in Aceh from the perspectives of positive law and Siyasah Syar'iyyah. This research is a library research employing a normative juridical type with a statute approach, utilizing primary legal materials in the form of legislation and secondary legal materials such as books, scientific journals, and other relevant sources. The results show that the practice of concurrent positions occurring in several regions in Aceh contradicts various legal provisions, including Government Regulation Number 47 of 2005, Government Regulation Number 11 of 2017, and Law Number 20 of 2023 concerning the State Civil Apparatus. This practice has the potential to create conflicts of interest, abuse of authority, decreased professionalism, hinder the effectiveness of public services, and undermine the principles of good governance. From the perspective of Siyasah Syar'iyyah, concurrent positions are considered contrary to the principles of trust (amanah), justice (al-'adl), professionalism (al-kafa'ah), and public interest (mashlahah ammah), as they can reduce the optimal execution of duties and create injustice in the distribution of power. Therefore, strengthened supervision and law enforcement are required to realize a professional, accountable governance system that is in accordance with the values of Islamic sharia.

Referensi

Al-Mawardi. (1985). Al-Ahkam Al-Sultaniyyah. Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Ardiansyah, R., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57

Atmadja, A., & Soerjo, P. (2011). Format fungsi publik pemerintah dan badan-badan hukum dalam Ridwan HR, Hukum Administrasi Negara. Rajawali Pers.

Charity, & Lim, M. (2016). Ironi praktik rangkap jabatan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 13(1), 1–9. https://doi.org/10.54629/jli.v13i1.81

Djazuli, A. (2007). Fiqh siyasah-implementasi kemaslahatan umat dalam rambu-rambu syari'ah. Kencana Prenada Media Group.

Fitriyani, Basir, A., & Fansyuri, A. R. (2022). Konsep negara dalam fiqih siyasah. Farabi, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.30603/jf.v19i1.2634

Handoko, F. (2025). Conflict of interest dampak rangkap jabatan ASN/TNI/Polri. Jurnal Sosial dan Sains, 5(5), 1205–1215. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i5.32182

Harahap, S. (2022). Siyasah syari'iyah dalam perspektif Islam. Hukum Islam, 5(2), 112–127.

Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah. (1987). I'lām al-Muwaqqi'īn. Dar al-Fikr.

Ibnu Taimiyah. (1987). As-Siyasah asy-syar'iyyah. Dar al-'Ilm.

Iskandar, T. D. (2025). Oknum PPPK di Nagan Raya rangkap jabatan kepala desa, pemkab: Melanggar aturan. Antara Aceh.

Juliadi. (2026). Sekretaris Distanbunkan rangkap jabatan, status Plt bertambah di Subulussalam. Linier.

Junaidi, D. (2021). Good governance (pemerintahan yang baik). Legal Pluralism.

Kamizi, F. (2025). Konsep kekuasaan dalam siyasah dusturiyah dan relevansinya terhadap prinsip kedaulatan rakyat di Indonesia. ELQONUN: Jurnal Hukum Ketatanegaraan, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.19109

Marbun, S. F. (1996). Pemerintahan berdasarkan kekuasaan dan otoritas. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 3(6), 28–43. https://doi.org/10.20885/iustum.vol3.iss6.art4

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. University Press.

Mukhlishin. (2021). Keadilan dan kepastian hukum: Menyoal konsep keadilan hukum Hans Kelsen perspektif 'Al-'Adl' dalam Al-Qur'an. Jurnal MK, 11(1), 56–74. https://doi.org/10.31764/jmk.v11i1.1954

Mustofa, A., & Nifsin, N. L. (2025). Konsep sifat amanah dan relevansinya dengan nilai-nilai etika kehidupan masa kini. ILJ: Islamic Learning Journal (Jurnal Pendidikan Islam), 3(1), 188–210. https://doi.org/10.54437/iljjislamiclearningjournal.v3i1.2552

Nisa, K. (2025). Konsep amanah, ihsan, dan maslahah sebagai pilar manajemen sumber daya insani Islam. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(9), 61–70.

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2005). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1997 tentang Pegawai Negeri Sipil yang Menduduki Jabatan Rangkap.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014a). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014b). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pemerintah Republik Indonesia. (2017). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Pemerintah Republik Indonesia. (2020). Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Ricca, A. (n.d.). Ilmu perundang-undangan. Rajawali Pers.

Rini Wulani, A., & Budiyono, P. (2021). Makna rangkap jabatan dalam pencapaian produktivitas yang optimal pada PT Barito Sarana Karya Gresik. Jurnal Mahasiswa Manajemen, 2(2), 142–154.

Saputra, A. A., Fallah, M. A. B., Indranarwasti, V. P., & Kosasih, Y. A. B. (2024). Analisis regulasi larangan rangkap jabatan dalam pemerintahan Indonesia sebagai dukungan penerapan good corporate governance. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 61–76. https://doi.org/10.5281/zenodo.13343212

Setiawan, Z. (2023). Prinsip-prinsip fiqh siyasah. Jurnal Cerdas Hukum, 2(1), 68–75.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49

Trisakti, F. (2022). Transparansi dan kepentingan umum. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 19(1), 29–38. https://doi.org/10.54783/dialektika.v19i1.61

Waicaksono, & Frans, S. (2009). Tanggung jawab pemegang saham direksi dan komisaris perseroan terbatas. Visimedia.

Zainal. (2026). Dugaan rangkap jabatan pejabat Kemenag Pidie Jaya langgar aturan ASN. Sdik Kasus.

Zuhri, R. A., & Khalid. (2025). Analisis yuridis tentang rangkap jabatan terhadap menteri negara pada sistem ketatanegaraan Indonesia perspektif siyasah tanfiziyah. Pagaruyuang Law Journal, 9(1), 124–139.

Diterbitkan
2026-09-05